Langsung ke konten utama
Pembangunan

Mahasiswa KKN Uniwara di Desa Karangrejo Hadirkan Inovasi Pembakaran Sampah

KKN Uniwara 2026 1x dibaca
Mahasiswa KKN Uniwara di Desa Karangrejo Hadirkan Inovasi Pembakaran Sampah
Karangrejo, 10 Agustus 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Wiranegara (Uniwara) yang melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Karangrejo menghadirkan inovasi berupa alat pembakaran sampah minim asap yang ditempatkan di Tempat Pengelolaan Terpadu (TPST) Karangrejo. Program kerja ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di lingkungan desa.Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 19 mahasiswa KKN Uniwara yang ditempatkan di Desa Karangrejo. Pembuatan alat pembakaran sampah minim asap ini diselesaikan pada 16 Agustus 2026 setelah melalui proses perencanaan, pembuatan, dan penyelesaian fasilitas pembakaran di area TPST Karangrejo.

Program kerja ini bertujuan untuk membantu masyarakat dan pengelola TPST dalam menangani sampah yang sulit dikelola, khususnya sampah yang tidak dapat dimanfaatkan kembali. Selain itu, inovasi tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak pembakaran sampah secara terbuka, terutama dalam menghasilkan asap yang berlebihan, sehingga proses pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan lebih tertib dan memperhatikan aspek lingkungan.

eberadaan alat pembakaran minim asap ini juga menjadi upaya mahasiswa KKN untuk memberikan solusi sederhana yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Karangrejo. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat.

Setelah alat selesai dibuat, mahasiswa KKN Uniwara akan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Karangrejo pada 26 Agustus 2026. Sosialisasi tersebut akan menjadi bagian penting dalam memperkenalkan fungsi, manfaat, serta tata cara penggunaan alat pembakaran sampah minim asap kepada masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN juga akan mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sebelum proses pembakaran dilakukan. Dengan demikian, fasilitas yang telah dibuat diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tetap memperhatikan prinsip pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Program kerja ini menunjukkan bahwa kegiatan KKN tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi permasalahan di masyarakat dan menghadirkan solusi yang aplikatif. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, pengelola TPST, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Desa Karangrejo yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan selesainya pembangunan alat pembakaran sampah minim asap tersebut, mahasiswa KKN Uniwara berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Karangrejo serta menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran dan praktik pengelolaan sampah yang lebih baik di tingkat desa.
  • gotong royong
  • pemuda
  • kkn
  • uniwara

Bagikan berita ini